Pasca Pandemi Covid-19, Kang Ace : Negara Harus Hadir Melindungi Anak Yatim Piatu

 Pasca Pandemi Covid-19, Kang Ace : Negara Harus Hadir Melindungi Anak Yatim Piatu

LEMBANG – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily menyampaikan penting peran Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Wanita Karya (HWK) Provinsi Jawa Barat (Jabar) dalam upaya melakukan perlindungan anak dan pencegahan pernikahan usia dini.

HWK sebagai organisasi pioneer harus mampu untuk memberikan pencerahan bagi masyarakat, serta bagaimana kemudian menciptakan lingkungan anak yang sehat dan kondusif guna tumbuh kembang anak.

“Salah satu fungsinya HWK yaitu harus melakukan advokasi dan memberikan perlindungan terhadap anak serta mencegah teejadinya pernikahan di usia dini, ini menjadi hal penting untuk organisasi HWK,” katanya.

Dihadapan para tamu undangan dan peserta acara Advokasi dan Diseminasi Perumusan Kebijakan Perlindungan Khusus Anak, Selasa (28/6/2022) di Grand Hani Lembang, Bandung Barat, Kang Ace mengungkapkan, selama pandemi Covid 19, banyak terjadi kasus kekerasan dalam rumah tangga.

“Ada juga pernikahan usia dini dan banyak anak yatim karena orang tuanya meninggal akibat Covid 19, sesuai catatan pemerintah ada sebanyak 35.840 anak, hal ini kemudian menjadi perhatian Komisi VIII DPR,” ungkapnya.

Kegiatan yang digelar oleh Komisi VIII DPR bekerjasama dengan Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) tersebut, lanjut Kang Ace, saat ini DPR tengah menggagas UU terkait Yatim dan Piatu, guna melindungi hak anak.

“Ini menjadi perhatian kami di Komisi VIII DPR. Karena itu, kami sedang menggagas Undang-Undang tentang Yatim Piatu. Mereka berhak juga untuk hidup, berhak mendapat hak asuh, dan hak mendapat pendidikan,” ujarnya.

Terakhir, Ketua DPD Partai Golkar Jabar ini menegaskan bahwa negara hadir untuk memastikan kaitan dengan hak-hak anak serta perlindungan anak, pasalnya anak merupakan asset bangsa atau tunas bangsa.

“Negara harus hadir dan memastikan perlindungan anak, terlebih pasca pandemi Covid-19 dimana banyak terdapat anak-anak yang menjadi yatim piatu, mereka itu tunas bangsa, harus dilindungi,” pungkasnya.@eko

Bagikan dengan klik salah satu sosmed dibawah ini :

MPO GOLKAR JAWA BARAT

https://golkarjabar.com

Related post