HUT Ke-56, Menko Perekonomian Paparkan Capaian Hasil Kinerja..

 HUT Ke-56, Menko Perekonomian Paparkan Capaian Hasil Kinerja..

Poto : Humas Kemenko Bidang Perekonimian Baru-Baru Ini

JAKARTA – Dalam momen HUT Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) ke-56, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengajak jajarannya untuk terus mendorong penyerapan tenaga kerja di Indonesia.

Dikutif dari setambinews baru-baru ini, Airlangga mengatakan bahwa langkah itu sebagai upaya untuk menurunkan angka kemiskinan di Indonesia, oleh karena itu momen HUT Kemenko Perekonomian ini harus memberikan kontribusi nyata untuk ekonomi Indonesia.

“Berbagai program strategis terus didorong seperti KUR, penguatan ketahanan pangan, program perlindungan sosial, proyek strategis nasional, program Kartu Prakerja, inklusi keuangan, dan pemberdayaan UMKM termasuk
turut mendorong penyerapan tenaga kerja,” katanya.

Menurut Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar ini, melakukan upaya-upaya untuk menurunkan angka kemiskinan nasional, dinilai hal penting dan prioritas guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai amanat.UUD 1945.

“Angka kemiskinan kita sudah turun, lapangan kerja kita meningkat dari sebelum Covid-19, ini menambah rapor kita, angka neraca perdagangan selama 26 bulan juga positif, cadangan devisa kita cukup,” ujar Airlangga.

Selain itu, dibanding negara lain, Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang outstanding, untuk itu, Kemenko Perekonomian harus terus berbenah demi kemajuan pembangunan ekonomi Indonesia seperti halnya yang terjadi di beberapa negara maju lainnya.

“Terkait rangkaian kunjungan kerja ke Jepang beberapa hari lalu misalnya, kunjungan kerja tersebut, Perdana Menteri Jepang mengapresiasi Indonesia dalam menjalankan perannya pada Presidensi G20 tahun 2022,” ungkapnya.

Kemudian Airlangga menjelaskan, bahwa PM Jepang mengatakan Indonesia telah mengelola Presidensi G20 tahun ini secara baik ala timur, kunjungan kerja ke Jepang tersebut penting dan strategis terkait peran Jepang yang akan memimpin G7 tahun 2023 dan Indonesia akan memimpin ASEAN di tahun yang sama.

“Atas dasar itu, saya mengajak seluruh keluarga besar Kemenko Perekonomian untuk mengingat kembali berbagai kerja keras yang telah dilakukan selama ini, khususnya sejak tahun 2020 hingga saat ini yang penuh dengan tantangan,” sambungnya.

Sementara tantangan ketika pandemi Covid-19 ada di Indonesia sejak Maret 2020, Airlangga memaparkan, Kemenko Perekonomian diberi tugas untuk membentuk Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional menjalankan amanahnya dengan terus berusaha memberikan yang terbaik.

“Segala upaya tersebut pada akhirnya menghasilkan kondisi Covid-19 dan perekonomian nasional yang saat ini semakin membaik, saya harap budaya kerja keras terus dilakukan oleh seluruh pegawai dan pejabat di lingkungan kantor Kemenko Perekonomian,” pungkasnya.

Bagikan dengan klik salah satu sosmed dibawah ini :

MPO GOLKAR JAWA BARAT

https://golkarjabar.com

Related post